Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Kearifan Lokal

Abstrak

Artikel ilmiah ini mengkaji secara komprehensif mengenai pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis kearifan lokal dalam konteks pembangunan keilmuan dan kebudayaan masyarakat. Hasil riset dari sivitas akademika STAHN Mpu Kuturan Singaraja ini menyajikan temuan empiris dan teoritis yang relevan untuk menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat identitas akademik institusi.

Pendahuluan

Latar belakang kajian ini didasari oleh pentingnya inovasi dan pendalaman pemikiran ilmiah pada bidang pendidikan agama. STAHN Mpu Kuturan Singaraja sebagai perguruan tinggi keagamaan negeri terus berkomitmen menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.

Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif analitis dengan studi pustaka dan pengumpulan data lapangan yang sistematis untuk memastikan validitas hasil riset.

Hasil dan Pembahasan

Beberapa poin penting yang dihasilkan dari riset ini antara lain:

  • Pemahaman Konseptual: Pembahasan mendalam mengenai implikasi pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis kearifan lokal terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.
  • Implementasi Praktis: Penerapan solusi kontekstual yang dapat diterapkan secara langsung oleh pemangku kepentingan.
  • Kontribusi Akademis: Penguatan khazanah literatur akademik yang dikembangkan oleh peneliti di STAHN Mpu Kuturan Singaraja.

Kesimpulan

Kajian ini menyimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis kearifan lokal memiliki peran strategis dalam menunjang kemajuan akademis dan kebudayaan. LP2M STAHN Mpu Kuturan Singaraja siap memfasilitasi riset lanjutan demi kemajuan iptek dan nilai-nilai luhur keagamaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *