PEMBELAJARAN DARING PADA MASA PANDEMI COVID-19 DITINJAU DARI FILSAFAT PENDIDIKAN MARXISME

Galuh Nur Fattah, Rr. Siti Murtiningsih

Sari


Intisari

Pendidikan adalah aspek sentral dalam pembentukan karakter dan kepribadian seseorang. Pendidikan yang baik dan berkualitas tentu akan menghasilkan sumber daya manusia yang juga berkualitas. Oleh sebab itu proses dan penyelenggaraan pendidikan adalah aspek terpenting dalam merealisasikan sumber daya yang berkualitas tersebut. Pada masa pandemi seperti saat ini, tidak dapat dipungkiri bahwa kegiatan belajar dan mengajar mengalami berbagai kendala. Hal tersebut berawal dari diberlakukannya kebijkan pembatasan kegiatan sosial. Meski saat ini status pandemi di Indonesia telah diturunkan menjadi endemi namun kegiatan belajar mengajar belum sepenuhnya pulih. Beberapa sekolah masih membatasi kegiatan belajar mereka di sekolah dan masih melakukan pembelajaran secara mandiri dan daring. Beberapa orang berpendapat bahwa pelaksanaan pembelajaran menggunakan sistem daring nilai lebih efektif dan secara ekonomis lebih hemat, namun apakah benar demikian? Apakah sistem pembelajaran ini dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat? apakah kesamaan kesempatan dan keadalian dalam memperoleh pendidikan telah diterima semua orang? Ini menjadi pertanyaan yang fundamental karena setelah dilakukan observasi lebih mendalam lagi melalui pendekatan filsafat pendidikan Marxisme ternyata didapatkan beberapa kejanggalan dan tendensi pada pelaksanaan pendidikan yang justru tidak ekonomis karena adanya beberpa kelompok yang dikategorikan sebagai bagian dari kelas tertindas tidak bisa mengakses pendidikan sebagaimana mestinya, padahal ketika kondisi yang normal mereka lebih memiliki kesempatan untuk mendapat pendidikan dan pengajaran yang maksimal. Dilihat dari sudut filsafat pendidikan Marxisme, pembelajaran Daring ini memiliki tendensi untuk mengalienasi para peserta didik satu dengan yang lainnya karena tidak memungkinkan mereka bertemu di dunia sesungguhnya. Hal ini juga dapat mempertajam perbedaan kelas di antara para peserta didik. Hal lain yang perlu diperhatikan juga adalah bahwa penyelenggaraan pendidikan berbasis daring ini membuka jalan bagi kapitalisme di dunia pendidikan dimana ada segelintir pihak yang mengambil keuntungan darinya, iklim kapitalistik seperti inilah yang tidak disetujui oleh Marxisme karena akan mendiskriminasi kelompok tertentu hanya karena menginginkan keuntungan belaka. Untuk itu pendidikan Marxisme menghendaki hal-hal seperti untuk dihapuskan.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Afifuddin. 2015. “Pendidikan Dengan Pendekatan Marxis-Sosialis.” Jurnal Adabiyah 15(Filsafat Pendidikan): 189–203.

Byun, Sooyeon, and Robert E Slavin. 2020. “Educational Response to the Covid-19 Outbreak in South Korea.” Best Evid Chin Edu Journal Vol 5, No.(Education): 665–80. https://papers.ssrn.com/sol3/papers.cfm?abstract_id=3652607.

Carrillo, C, and M. A Flores. 2020. “Covid-19 and Teaacher Education: A Literature Review of Online Teaching and Learning Practices.” European Journal of Teacher Education Vol. 43(Education): 466–87. https://doi.org/10.1080/02619768.2020.1821184.

Habibah, Bella Maulida, Sri Mulyani, Ifa Nia Nia, and Puspo Nugroho. 2020. “Konsep Layanan Responsif Bagi Siswa Yang Mengalami Kesulitan Belajar Secara Daring Di Masa Pandemi Covid-19.” Konseling Edukasi: Journal of Guidance and Counseling 4(Counseling Education): 305–22.

Handarini, Oktafia Ika, and Siti Sri Wulandari. 2020. “Pembelajaran Daring Sebagai Upaya Study From Home (SFH) Selama Pandemi Covid 19.” Jurnal Pendidikan Adminstrasi Perkantoran Vol.8, No.(Pendidikan): 496–503. https://journal.unesa.ac.id/index.php/jpap/article/view/8503/4094.

Huang, Ronghuai et al. 2020. “Disrupted Classes, Undisrupted Learning during COVID-19 Outbreak in China: Application of Open Educational Practices and Resources.” Smart Learning Environments Vol.7(Education): 1–15. https://doi.org/10.1186/s40561-020-00125-8.

Khasanah, Siti Uswatun, and Ainun Syarifah. 2021. “Persepsi Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris UIN Sunan Ampel Surabaya Terhadap Pembelajaran Daring Via Zoom Pada Masa Pandemi Covid-19.” Jurnal Ilmiah Pendidikan 2(Ilmu Pendidikan): 23–33.

Nugraha, Sobron Adi, Titik Sudiatmi, and Meidawati Suswandari. 2020. “Studi Pengaruh Daring Learning Terhadap Hasil Belajar Matematika Kelas IV.” Jurnal Inovasi Pendidikan 3(Ilmu Pendidikan): 265–76.

Pals, Daniel L. 2012. Seven Theories of Religion. Bahasa Ind. eds. Inyiak Ridwan Muzir and M Syukri. Yogyakarta: IRCiSoD.

Suseno, Franz Magnis. 1992. Filsafat Sebagai Ilmu Kritis. Yogyakarta: Kanisius.




DOI: https://doi.org/10.55115/widyacarya.v7i1.2216

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.