TEKNIK VIRTUAL LEARNING MELALUI APLIKASI JITSI SEBAGAI METODE PENUNJANG PROSES PEMBELAJARAN MAHASISWA PRODI SAPBB STAHN MPU KUTURAN SINGARAJA

I Nengah Juliawan, Putu Ersa Rahayu Dewi

Sari


Abstract

Distance learning is characterized by separation, both physically, psychologically and communication between educators and students. Virtual-based learning media is one of the tools designed to streamline and streamline learning methods using the internet. Distance and time are no longer a problem in the virtual learning process based on Jitsi application media. This learning media has an efficient impact on educators in the learning process, through its use, it is hoped that it can attract students' interest to take part in online learning during the COVID 19 pandemic. Jitsi application-based learning, with video conferencing, has the advantage of being able to grow independent learning. The research method used is qualitative research.

Keywords: Virtual learning, Jitsi, education, Learning Media


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Andri Anugrahana, Hambatan, Solusi dan Harapan: Pembelajaran Daring Selama Masa Pandemi Covid-19 Oleh Guru Sekolah Dasar: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, Vol. 10 No.3 3 September 2020.

Anggrawan, A. (2019). Analisis Deskriptif Hasil Belajar Pembelajaran Tatap Muka dan Pembelajaran Online Menurut Gaya Belajar peserta didik. MATRIK: Jurnal Manajemen, Teknik Informatika Dan Rekayasa Komputer, 18(2), 339-346. https://doi.org/10.30812/matrik.v18i2.411

Asif, A. R., &Rahmadi, F. A. (2017). Hubungantingkatkecanduan gadget dengangangguanemosi dan perilakuremajausia 11-12 tahun (Doctoral dissertation,fuculty of Medicine).

Caley, P., Philp, D. J., & McCracken, K. (2008). Quantifying social distancing arisingFrom pandemic influenza. Journal of the Royal Society Inferface: https://doi.org/10.1098/rsif.2007.1197

Dahar, Ratna Wilis,1988, Teori-Teori Belajar,Dirjen Pendidikan Tinggi Depdikbud, Jakarta.

I Nengah Juliawan, I. N. (2020/12/16). Wawasan Sosiokultural Terhadap Peningkatan Mutu Siswa Dalam Pendidikan Karakter. PINTU: Jurnal Penjaminan Mutu, 7-8.

Kemendiknas. 2011. Panduan Pelaksanaan Pendidikan Karakter. Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum dan Perbukuan.Jakarta.

Kementrian pendidikan dan kebudayaan. Surat edaran no 4. Tahun 2020. Tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran corona virus disease (covid- 1 9)

Kementrian pendidikan dan kebudayaan. Surat edaran sekretaris jendral no. 15 tahun 2020 tentang pedoman penyelenggaraan belajar dari rumah dalam masa darurat penyebaran corona yirus d/sease (covid-19)

Kim, Y., Wang, Y., & Oh, J. (2016). Digital Media Use and Social Engagement: How Social Media and Smartphone Use Influence Social Activities of College

Komalasari, K. (2010) Pembelajaran Kontekstual (Kajian Teori dan Praktik di Sekolah). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Korucu, A. T., &Alkan, A. (2011). Differences between m-learning (mobile learning)

Kusniati, e. (2016). Strategi pembelajaran berbasis multiple intelligences. Jurnal nuansa, 9 (2), 167-177.

Lickona,Thomas. (1992). Educating for Character, How Our School Can TeachRespect and Responsibility. New York : Bantam Books.

Rahadian, D. (2017). Teknologi informasi dan komunikasi (tik) dan kompetensi teknologi pembelajaran untuk pengajaran yang berkualitas. TEKNOLOGI PEMBELAJARAN, 2(1).

Sadikin, A., & Hakim, N. (2019). Pengembangan Media E-Learning Interaktif Dalam Menyongsong Revolusi Industri 4.0 Pada Materi Ekosistem Untuk Peserta didik SMA. BIODIK, 5(2), 131-138. https://doi.org/10.22437/bio.v5i2.7590


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.