Stoisisme Dan Ajaran Agama Hindu; Kebijaksanaan Pembentuk Karakter Manusia Tangguh

Ayu Veronika Somawati

Sari


Diskusi mengenai manusia memang tidak akan pernah ada habisnya. Salah satu hal yang selalu menjadi diskusi menarik mengenai manusia adalah bagaimana manusia hidup dengan ideal agar tujuan hidup manusia itu sendiri dapat terwujud. Berbagai macam pandangan dari berbagai macam mazhab filsafat hingga agama membahas mengenai hal ini, tidak terkecuali filsafat Stoic yang disebut juga Stoicism, Stoisisme, filsafat Stoa atau di Indonesia juga popular dengan nama Filsafat Teras. Stoisisme melalui ajaran-ajarannya yang implementatif membantu manusia untuk mengatasi emosi negative serta membentuk mental yang tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan, sehingga Stoisisme dianggap jauh dari kesan berat dan mengawang-ngawang seperti yang sering dilekatkan kepada filsafat secara umum. Stoisisme juga dianggap bersifat sangat praktis dan relevan dengan kehidupan masa kini. Apabila dikaji lebih jauh, ajaran dari Stoisisme ini sejalan dengan ajaran agama Hindu. Agama Hindu juga mengandung banyak ajaran untuk membentuk karakter manusia, dimana ajaran tersebut bersifat praktis, universal dan masih sangat relevan dengan kehidupan manusia saat ini. Perpaduan dari implementasi filsafat Stoisisme dan ajaran Agama Hindu akan menghasilkan ajaran-ajaran kebijaksanaan yang dapat membentuk karakter manusia khususnya manusia Hindu yang tangguh.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Aryadharma, N. K. (2019). Vedānta dan Metode Pemahaman Filsafat Hindu. Surabaya: Paramita.

Asnawi, A. (2014). Sejarah Para Filsuf Dunia 90 Pemikir Terhebat Paling Berpengaruh di Dunia. Yogyakarta: Penerbit Indoliterasi.

Bertens, K., Ohoitimur, J., & Dua, M. (2018). Pengantar Filsafat. Yogyakarta: Kanisius.

Darmayasa. (2013). Bhagavad Gita. Denpasar: Yayasan Dharma Sthapanam.

Fromm, E. (2018). Seni Mencintai. Yogyakarta: Basabasi.

Holiday, R., & Hanselman, S. (2016). The Daily Stoic 366 Meditations on Wisdom, Perseverance and The Art of Living. New York: Penguin Random House LLC.

Kajeng, I. N., & Dkk. (1999). Sarasamuccaya. Surabaya: Paramita.

Manampiring, H. (2019). Filosofi Teras Filsafat Yunani-Romawi Kuno Untuk Mental Tangguh Masa Kini. Jakarta: PT Kompas Media Nusantara.

Maswinara, I. W. (1999). Bhagavad Gita. Surabaya: Paramita.

Salzgeber, J. (2019). The Little Book of Stoicism Timeless Wisdom to Gain Resilience, Confidence and Calmness.

Somawati, A. V., & Made, Y. A. (2019). Desa Pakraman: Wadah Pembelajaran Masyarakat. Widya Katambung Vol 10 No 2, 23-38.

Somawati, A. V., & Made, Y. A. (2019). Implementasi Ajaran Tri Kaya Parisudha dalam Membangun Karakter Generasi Muda Hindu di Era Digital. Jurnal Pasupati, Vol 6 No 1, 1-22.

Somawati, A. V., & Made, Y. A. (2020). Manusia Menurut Plato dalam Perspektif Vedanta. Sanjiwani: Jurnal Filsafat Vol 11 No 1, 82-92.

Weij, P. V. (2017). Filsuf-Filsuf Besar Tentang Manusia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

View My Stats